* KEUTAMAAN HARI JUM’AT *
- Dari Abu Hurairah dan Hudzaifah ra. ”Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ”Allah menyesatkan dari hari jum’at orang-orang sebelum kita, maka untuk yahudi hari sabtu, bagi nashoro hari ahad. Lalu Allah mendatangkan kita dan menunjuki kita kepada hari jum’at. Dia menjadikan jum’at, sabtu, dan Ahad. Demikian juga, mereka akan mengikuti kita pada hari kiamat. Kita yang terakhir dari penduduk dunia, dan yang pertama pada hari kiamat. Orang-orang yang akan diputus sebelum manusia-manusia lainnya.” [HR. Muslim no 856, An Nasa’i no 3/87, dan Ibnu Majah no 1083]
- Dalam kitab al Musnad dan as Sunan, dari hadits Aus bin Aus, dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, ”hari kalian yang paling utama adalah hari jum’at, padanya Allah menciptakan Adam, padanya diwafatkan, padanya terjadi tiupan sangkakala, dan padanya terjadi kematian semua makhluk. Perbanyaklah shalawat untukku pada hari itu. Sesungguhnya shalawat kalian diajukan padaku”. Para shahabat bertanya, ”wahai Rasulullah, bagaimana shalawat kami diajukan padamu sementara engkau telah binasa” (yakni hancur). Beliau bersabda, ”sesungguhnya ALLAH mengharamkan atas bumi memakan jasad-jasad para nabi” [HR. Ahmad, abu dawud, An Nasa’i, Ibnu Majah]
- Dari Abu hurairah, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ”Sebaik-baik hari yang terbit padanya matahari adalah hari jum’at, padanya Allah menciptakan Adam, padanya dimasukkan ke syurga, dan padanya pula dikeluakan darinya. Hari kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari jum’at” [HR. tirmidzi]
Wallahu ‘alam